Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts

Thursday, June 3, 2010

Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) 2010 Kota Palangka Raya siapakah yang akan memajukan Kesehatah…????

Gizi dan Kesehatan ,diet,konsumsi makanan, konsultasi, tips dan trik kesehatan,
 
     
    Palangkaraya, 7/4 (Antara/FINROLL News) - Pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustin Teras Narang dan Achmad Diran (Teras-Diran) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng 2010 mendapatkan nomor urut peserta dua. Melihat pasangan yang ada, Teras Narang dan Achmad Diran tidak menganggap remeh pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala yang menjadi peserta Pemilukada Kalteng ini, karena semua peserta merupakan pasangan yang terbaik bagi Kalteng. diatas adalah sedikit cuplikan yang memuat salah satu potret  pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Kalimantan tengah, setiap masing – masing calon pemimpin memiliki visi dan misi masing – masing, ada yang pro dan montra terhadap ke – 3 pasangan tersebut namun, itu adalah pilihan dari rakyat kalteng sendiri.
    Begitu juga dengan Nasib KESEHATAN RAYKYAT, juga tentunya berada di tangan pemimpin kita nantinya setelah salah satu dari calon gubernur terpilih. Kesehatan masyarakat sangat berpengaruh pada kualitas bembangunan kalteng.
    Jangan hanya pembangunan Wilayah, gedung – gudung atau jalan, fasilitas – fasilitas umum dan pembangunan structural lainnya yang di perhatikan oleh pemimpin kita nanti tapi pembangunan yang temanya mengarah kepada kesehatan masyarakat kalteng juga harus diperhatikan juga.
    Dari calon ketiga pemimpin kita nanti mempunyai visi dan misi yang berbeda – beda namun semuanya memiliki 1 visi yang merujuk kepada kesehatan, semoga apa yang beliau calon pemimpin yang akan kita pilih tanggal 5 juni nanti menjalankan visinya dengan baik, terutama dalam bidang kesehatan. Amin
    Dan tak lupa sebagai rakyat kalteng yang dipimpin juga dapat ikut berpartisipasi dalam usaha berperilaku hidup sehat.Aminnnn
     
     

Friday, May 14, 2010

Sterilisasi DOT Bayi

Gizi dan Kesehatan ,diet,konsumsi makanan, konsultasi, tips dan trik kesehatan,


Gizi dan Kesehatan ,diet,konsumsi makanan, konsultasi, tips dan trik kesehatan, 

 Tida ada yang menginginkan buah hatinya Sakit, si mungil harus tetap sehat, kalau si buah hati sakit ibu jadi sedih, memang kasih ibu tak terhingga  sepanjang masa. Oleh karena itu agar si buah hati gak sakit. mari kita simak bersama-sama tips kali ini.

Kalau boleh anda tahu, Infeksi yang sering terjadi pada bayi anda adalah dari DOT (tempat buat minum susu formula bayi ) . itu sangat mungkin terjadi karena, hanya dot lah yang langsung dan alat minum umum yang digunakan oleh bayi, atau langsung berinteraksi dengan mulut si buah hati.


Untuk itu sanitasi , perlu anda perhatikan, termasuk juga higienis dari yang membersihkan dot si buah hati agar tidak terjadi infeksi kuman ke tubuh si bayi. Ternyata Pencucian yang biasa belum dapat mensterilkan DOT bayi, dan ada efek samping lain seperti bayi menjadi Alergi dan enyah terhadap dot yang kita cuci menggunakan sembarang sabun.
trus bagaimana cara membersihkan dot bayi, berikut langkah demi langkah akan penulis jelaskan SBB :


STEP I (Pencucian)

 Gunakan Sabun Khusus Pembersih Dot
Seperti yang telah dijelaskan pada beberapa kalimat diatas bahwa "Pencucian biasa belum memenuhi syarat sanitasi untuk dot Bayi " untuk itu pencucian yang baik adalah menggunakan Sabun KHUSUS untuk membersihkan Dot bayi. 
Mengapa menggunakan sabun yang khusus memang diproduksi untuk membersihkan Botol dot..?  jawabannya adalah untuk mencegah Bau tidak enak pada Dot sehingga bayi tidak merasa hilang selera untuk minum susu.
Sabun yang demikian umumnya adalah terbuat dari bahan yang netral. sehingga tidak menimbulkan bekas sabun saat pencucian.

Gunakan Sikat Botol Untuk Menjangkau Seluruh Bagian Dot 

Botol Dot sangat sulit dibersihkan, karena memiliki rongga, terkadang dengan pencucian biasa , tidak semua bagian terjangkau oleh sabut pembersih, untuk itu penggunaan Sikat botol sangat dianjurkan untuk metode membersihkan dot bayi.

Wednesday, December 23, 2009

Pola Makan Sehat Untuk Balita

Gizi dan Kesehatan ,diet,konsumsi makanan, konsultasi, tips dan trik kesehatan,

Seiring dengan pertumbuhan balita Anda, pola makannya pun akan berubah. Mulai banyak jenis makanan yang ia bisa dan suka makan. Tetapi yang ia bisa dan suka makan bukan berarti selalu baik untuknya. Beberapa jenis makanan yang mengandung tepung putih, lemak tinggi, gula, pewarna buatan, bahan kimia, dan lain-lain tidaklah baik untuk dikonsumsi balita Anda sehari-hari. Jadi bagaimana cara mendidik balita Anda untuk mempunyai pola makan yang sehat? Tips-tips di bawah ini dapat membantu Anda. Jadikan rumah Anda sebagai “surga nutrisi” untuknya. Anda mungkin tidak bisa terlalu mengawasi pola makan anak Anda saat ia berada di luar rumah, tetapi Anda bisa mengawasinya saat ia berada di rumah. Dengan menjaga tradisi makanan sehat di rumah Anda, dan memberikannya makanan yag tidak mengandung bahan-bahan yang tidak baik untuknya, balita Anda akan selalu memakan makanan yang bernutrisi tinggi untuk tubuhnya. Berikan mereka makanan sehat yang lezat. Jika Anda mengganti permen dengan potongan wortel, tentu saja balita Anda akan menganggap makanan bernutrisi tinggi dengan rasa tidak enak. Berikanlah mereka makanan yang sehat tetapi lezat, buah-buahan yang menarik, dan sebagainya. Balita yang belum terkontaminasi dengan makanan yang tidak sehat akan lebih menyukai makanan sehat dibandingkan makanan ringan yang berkalori tinggi. Berikan contoh dengan pola makan Anda sendiri. Bahkan anak berusia 2 tahun akan protes jika ada standar ganda di keluarga, dimana ia harus makan yang sehat tetapi Anda memakan makanan yang tidak bernutrisi tinggi. Berikan ia contoh bahwa bukan saja anak kecil yang harus makan sehat tetapi mempunyai pola makan sehat berguna bagi seluruh keluarga. Beritahukan semua yang mengurus balita Anda bahwa Anda ingin mereka makan sehat. Karena bukan cuma Anda yang mengurus balita Anda, Anda harus memberitahu pengasuh mereka, guru mereka di Pre-School, TK, dan sebagainya bahwa mereka harus dibiasakan makan sehat. Ini bukan berarti mereka tidak boleh memakan kue ulang tahun saat teman atau sepupu mereka merayakan ulang tahun, tetapi hanya sebagai indikasi bahwa Anda ingin mereka makan sehat senantiasa dan bukan makan junk food/makanan yang tidak bernutrisi. Buat perjanjian dengan anak Anda. Sering kali yang menyebabkan balita Anda memakan makanan yang tidak sehat adalah pengaruh teman sebayanya. Dengan membuat perjanjian dengan anak Anda, supaya mereka menghindari makan makanan junk food/yang tidak bernutrisi saat bermain dengan teman-temannya, akan membantu anak Anda untuk mempunyai pola makan yang sehat. Jangan terlalu ketat. Pada akhirnya, bila Anda selalu memaksanya untuk makan sehat, balita Anda bisa merasa frustrasi karena Anda terlalu keras mendidiknya. Berikan dia kesempatan sekali-sekali untuk memakan makanan junk food, sebagai “hadiah” karena ia sudah berhasil mempunyai pola makan yang sehat. Batasi jumlahnya dan jangan terlalu sering membiarkannya jajan di luar. Dengan ini, rasa ingin tahunya akan terpenuhi tanpa merusak




Jika anda mempunyai Produk Obat-obatan, Produk Suplemen atau SEBAGAINYA
Pasang Iklan Disini :











Wednesday, November 25, 2009

4 Faktor Yang Perlu Diperhatikan Mengenai Gizi Anak Usia Sekolah



Kesehatan yang paling diperhatikan oleh WHO (World Healt Organization) adalah kesehatan ibu hamil dan anak. Untuk itu keduanya diperhatikan detile untuk masalah asupan gizi dan konsumsi makanan sehari-harinya.

Kali ini penulis akan coba share dengan pembaca mengenai kebutuhan energi dan zat gizi anak usia sekolah. Kembali lagi ke WHO, mengapa perlunya memperhatikan kebutuhan gizi anak usia sekolah, ada beberapa alasan mengapa kebutuhan gizi anak sekolah sangat diperhatikan, berikut point-poinya :


1. Usia Sekolah adalah usia puncak pertumbuhan.


Anak Sd yang berusia sekitar 7-13 tahun merupakan masa-masa pertumbuhan paling pesat kedua setelah masa balita. Dimana kesehatan yang optimal akan menghasilkan pertumbuhan yang optimal pula. Perhatian terhadap kesehatan sangatlah diperlukan, pendidikan juga digalakan untuk perkembangan mental yang mengacu pada skil anak.

Asupan gizi diperlukan untuk memenuhi keduanya yaitu : fisik dan mental anak. Karena tentunya fisk dan mental merupakan sesuatu yang berbeda namun saling berkaitan. makanan yang kaya akan nutrisi sangat mempengaruhi tumbuh kembang otak dan organ-organ lain yang dibutuhkan anak untuk mencapai hasil pendidikan yang optimal, untuk itu keluarga adalah pihak pertama yang harus memperhatikan asupan gizi anaknya. Pengetahuan keluarga akan gizi sangat berpengaruh disini.


2. Selalu Aktif.


Semakiin tinggi tingkat aktifitas tubuh maka Nutrisi dan energi juga akan semaki banyak diperlukan, anak usia SD atau Usia sekolah merupakan usia yang senang bermain. Senang menghabiskan waktunya untuk belajar mengetahui lingkungan sekitar. Untuk itu perlunya nutrisi dan asupan energi yang banyakuntuk menunjang aktifitas fisiknya.

Sulitnya untuk mengkonsumsi makanan bergizi adalah tantangan yang perlu dihadapi oleh orang tua. Untuk itu pengetahuan mengenai gizi anak sangat disarankan untuk mempelajarinya.

3. Perubahan Sikap Terhadap Makanan.


Anak Usia Sd tidak dapat di tebak, apa selera makan yang saat ini sedang ia senangi, perubahan sikap terhadap makanan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pengaruh dari luar. Pada masa-masa inilah perhatian ibu terhadap pengaruh pola konsumsi makanan sepertinya harus digalakan.

4. Tidak suka makanan-makanan yang bergizi.

Ya telah terbukti, anak usia sekolah sangat sulit untuk dapat mengkonsumsi makanan-makanan yang sedang ia perlukan untuk masa pertumbuhan. Kriteria makanan yang banyak disukai oleh anak usia ini adalah makanan yang banyak mengandung gula dan mempunyai warna yang cerah sehingga menarik anak untuk mengkonsumsinya.


Beberapa tips diatas penulis rasa, dapat anda manfaatkan pada saat anda membeli makanan dimanapun, tidak hanya disupermarket namun di tempat penjualan produk makanan yang sering anda kunjungi. Ingin sehat tidak asal pilih dan beli…


Awasi Anak Anda Jajan Di Luar


Judul artikel ini mungkin sangat mengerikan, ya mengerikan karena ada kata-kata AWASI…kalau sudah melihat kata itu yang terpikirkan pertama kali di benak kita adalah WASPADA.


Siapa sich yang ingin buah hatinya SAKIT…? Gak ada kan..? karena tema blog saya ini adalah mengenai gizi yang mengarah pada makanan maka yang akan kita bahas kali ini adalah konsumsi makanan jajanan pada anak anda.

Tanpa kita sadari, jajanan yang banyak bertebaran dijalanan saat ini kurang baik dikonsumsi oleh buah hati anda, bukannya penulis ingin si pedagang jajanan tidak laku setelah anda membaca artikel saya ini, namun realitanya jajanan jalanan banyak mengandung zat-zat yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh buah hati anda yang sedang mengalami proses tumbuh kembang.Objek yang kita bahas adalah Balita dan anak usia Sekolah Dasar khususnya yang memang sedang bomming-bummingnya menyukai makanan jajanan.


Why makanan jajanan yang banyak dijajakan dipinggiran sekolah ataupun di kantin sekolah dasar perlu anda awasi konsumsi makanan terhadap si buah hati anda?


Berikut ini sedikit penjelasan mengenai zat-zat yang terdapat pada makanan jajanan. Dan bahayanya apabila sering dikonsumsi oleh si kecil.


a. Pengawet.


Bahan pengawet makanan adalah bahan yang ditambahkan pada makanan untuk mencegah atau menghambat menjadi rusak atau busuknya makanan.
Maksud dan tujuan dari pada penggunaan bahan pengawet makanan adalah untuk memelihara kesegaran dan mencegah kerusakan makanan atau bahan makanan. Beberapa pengawet yang termasuk antioksidan berfungsi mencegah makanan menjadi tengik yang disebabkan oleh perubahan kimiawi dalam makanan tersebut.


b. Pewarna.

Bahan pewarna makanan terbagi dalam dua kelompok besar yakni pewarna alami dan pewarna buatan. Di Indonesia, penggunaan zat pewarna untuk makanan (baik yang diizinkan maupun dilarang) diatur dalam SK Menteri Kesehatan RI No. 235/MenKes/Per/VI/79 dan direvisi melalui SK Menteri Kesehatan RI No. 722/MenKes/Per/VI/88 mengenai bahan tambahan makanan.



c. Rodamint. 



Rhodamin B adalah zat pewarna yang tersedia di pasar untuk industri tekstil. Zat ini sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik di berbagai Negara. Panganan yang ditemukan mengandung rhodamin B diantaranya kerupuk (58%), terasi (51%), dan makanan ringan (42%). Zat ini juga banyak ditemukan pada kekmbang gula, sirup, manisan, dawet, bubur, ikan asap, dan cendol.
rhodamin B sering digunakan sebagai zat pewarna pada kertas dan tekstil.







d. Pemanis.


Sekalipun ada peraturan makanan (dan minuman) yang mengandung pemanis buatan harus mencantumkan keterangan dan peringatan kepada konsumen, di pasaran masih dijumpai minuman berenergi produksi dalam dan luar negeri yang memakai pemanis buatan tanpa mencantumkan salah satu atau kedua hal tersebut. 







e. Formalin


Melalui sejumlah survei dan pemeriksaan laboratorium, ditemukan sejumlah produk pangan yang menggunakan formalin sebagai pengawet. Praktek yang salah seperti ini dilakukan oleh produsen atau pengelola pangan yang tidak bertanggung jawab. Beberapa contoh prduk yang sering diketahui mengandung formalin misalnya
  1. Ikan segar : Ikan basah yang warnanya putih bersih, kenyal, insangnya berwarna merah tua (bukan merah segar), awet sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk.
  2. Ayam potong : Ayam yang sudah dipotong berwarna putih bersih, awet dan tidak mudah busuk.
  3. Mie basah : Mie basah yang awet sampai beberapa hari dan tidak mudah basi dibandingkan dengan yang tidak mengandung formalin.
  4. Tahu : Tahu yang bentuknya sangat bagus, kenyal, tidak mudah hancur awet beberapa hari dan tidak mudah basi.

Dari beberapa zat-zat yang sudah dijelaskan dan dampak negatif bagi si kecil sudah cukup jelas. Sekarang saatnya kita awasi konsumsi jajan si kecil, berikut ini beberapa tips yang rasanya perlu anda terapkan agar sikecil tidak mengkonsumsi jajanan diluar.


1. Bekal Jajan Produksi Sendiri

Tips ini cocok untuk anda yang benar-benar ibu rumah tangga, sebagai ibu yang memperhatikan konsumsi makanan anak anda, luangkan sedikit waktu anda untuk berkreatif membuat makanan ringan ala bakrie pastry yang sehat. Di internet ada banyak sekali resep-resep makanan sehat untuk sibuah hati. Sekaligus mengembangkan ketrampilan kuliner anda.


Tetapi apabila anda adalah ibu dengan posisi wanita carier, maka anda dapat memilih bekal jajan yang sesuai untuk anak dengan cara memilih dan membelinya. Usaha tersebut akan lebih baik dari pada anda membiarkan anak anda memilih jajan sendiri.


2. Pilih kantin yang higienis dan terpercaya.


Ga’ ada salahnya anda mencari informasi, mengenai kantin dimana anak anda membeli jajanan. Koreksi apakah yang selama ini anak anda konsumsi sudah memenuhi kriteria aman?, tetapi biasanya kantin yang ada didalam lingkungan sekolah makanan yang dijual lebih baik daripada makanan yang dijajakan diluar lingkungan sekolah, mungkin berdasarkan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh sekolah. Walaupun demikian anda tetap harus cek, antara makanan yang sehat dan tidak, anda juga dapat bekerjasama dengan pemilik kantin, dengan cara apabila anak memilih jajan yang tidak sehat,, pemilik boleh menggantinya dengan makanan lain yang lebih sehat.


3. Jangan biarkan anak menunggu jemputan anda sambil jajan.


Sering kali, saat sepulang sekolah, si buah hati tidak bisa menahan mulutnya untuk mengkonsumsi sesuatu, apalagi jika sudah didepan halaman sekolah yang biasanya banyak sekali jajanan gorengan, gulali perment dan sebagainya yang tentunya kurang sehat. Salah satu solusi yang tepat adalah, segera jemput dan bawa ke rumah.. agar kemauan jajan dapat ditekan.


4. Batasi uang saku anak anda.


Untuk anak usia SD, point kali ini lumayan berlaku, selain ada kaitannya dengan keuangan juga erat sekali hubungannya dengan gizi anak. Mengapa demikian? Ya membatasi uang jajan adalah salah satu metode agar anak tidak jajan terlalu banyak dan ekonomi keluarga juga dapat ditekan. Namun apabila anda telah terlanjur untuk memberikan uang saku berlebih, nasehati anak mengapa kali ini ayah dan ibu harus memperkecil uang sakunya demi kebaikan anak pelan-pelan anak akan terbiasa dengan uang saku jajan yang pas.


Demikian sekedar tips dari penulis, agar konsumsi jajanan si buah hati tetap dalam pengawasan anda. Untuk dapat berinteraksi dengan dokter Rival efendy, tulis komentar dibawah artikel ini. terimakasih atas perhatiannya.