Monday, November 30, 2009

Manfaat Lidah Buaya

Hmm.. Saya baru saja pulang sekolah dan kembali berselancar di dunia maya, tak lupa juga saya kembali lirik-lirik blog saya. Siapa tahu ada ide mengisi blog lagi, iya kan ? hehe..
Setelah berpikir pikir, terlintas di benak saya untuk mengisi blog yang terpaut oleh masa lalu saya. Ketika saya masih duduk di bangku kelas 6 SD dan ketika pulang kampung ke rumah nenek saya (SoLo). Yap, rumah nenek saya terdapat taman yang lumayan lebar tapi gak bagus-bagus amat. Yang terpenting adalah. Di sana banyak tanaman lidah buaya yang berukuran besar ! Hmmm..langsung punya ide buat artikel ini.
Setiap sore hari, kakak perempuan saya selalu memetik tanaman lidah buaya milik nenek saya tersebut. Dan, dasar anak kecil, saya pun ikut-ikutan memetik dan daging (gel) lidah buaya itu dioleskanke rambut saya, padahal waktu itu rambut saya hanya seukuran 1 cm alias seperti botak tumbuh. Kata nenek saya khasiatnya yaitu untuk melembabkan rambut, menguatkan, mencegah rontoh, membuat rambut tampak indah, dsb. Beliau bilang begitu pada kakak saya. Ya maklum saja, kakak saya memang berambut panjang. Dan, itupun bukan mitos belaka. Karena aktivitas 'iseng' tersebut, rambut kakak saya memang terlihat lebih indah dari sebelumnya.
Setelah lama kemudian yang berarti makin dewasanya saya, saya semakin tahu khasiat lain dari lidah buaya. Diantaranya untuk membuat kulit wajah indah bersinar, bebas jerawat (karena bersifat dingin sehingga mampu memperkecil pori-pori kulit wajah), wajah terlihat segar dan kencang. Caranya sangat mudah, cukup dengan mengambil bagian daging (gel) lidah buaya lalu dioleskan ke wajah dan tunggu sekitar 15 menit. lakukan aktivitas ini rutin, hmmm... kurang lebih selama seminggu sudah bisa terlihat hasilnya.
Selain itu, ternyata lidah buaya juga bisa dibuat jus alias minuman ! Waaooww... Manfaatnya sangat banyak, yang bersumber dari gel lidah buaya itu sendiri. Gel lidah buaya berkasiat karena bersifat :
1) Antiseptik : pembersih alami dan mengobati luka dengan cepat
2) Antipuritik: Penghilang rasa gatal
3) Anestetik: pereda rasa sakit.
4) Afrosidak: pembangkit gairah seksual.
5) Antipiretik: penurun rasa panas.
6) Anti jamur: anti virus dan anti bakteri: berasal dari kandungan saponin.
7) Anti inflamasi: mengurangi radang dan rasa sakit, sekaligus mempercepat penyembuhan dan meningkatkan aliran darah pada bagian yang terluka. Dengan sifat-sifat tersebut, tidak heran lidah buaya efektif mengobati luka gores, luka bakar, bengkak, sakit otot, terkilir, bisul, jerawat, mendinginkan kulit yang tersiram air panas dan segala masalah kulit.
8) Anti bakteri: anti jamur dan anti virus memungkinkan lidah buaya mengobati berbagai penyakit, termasuk maag, sembelit, ambeien, kolesterol, diabetes, bronkitis, radang tenggorokan, radang usus buntu, rematik, flu/pilek.


Manfaat Mengagumkan lainnya adalah :
Lidah Buaya dan kanker Karena berperan memicu sistem kekebalan tubuh sebagai respon terhadap antigen (elemen asing dalam tubuh), lidah buaya paling berpotensi untuk perawatan penderita kanker. Meskipun belum ada pihak yang memastikan lidah buaya adalah obat kanker, dari sejumlah penelitian dalam 30 tahun terakhir memperlihatkan lidah buaya memiliki efek anti kanker yang mengagumkan. Lidah buaya mempercepat respon kekebalan tubuh terhadap sel-sel kanker, membantu pertumbuhan sel-sel baru yang sehat, dan mempersempit ruang gerak penyebab kanker sehingga tubuh mampu merevitalisasi diri smelawan sel-sel kanker. Jika dilakukan terapi dengan cara radiasi atau kemoterapi terhadap penderita kanker, lidah buaya akan membantu meminimalisasi kerusakan pada tubuh yang disebabkan oleh kedua terapi tersebut. Radiasi dan kemoterapi sendiri mengakibatkan rusaknya sel-sel yang sehat—khususnya sel-sel kekebalan—yang ironisnya sangat diperlukan dalam proses penyembuhan.
Lidah Buaya dan AIDS Pada tahun 1988, Dr. Terry Pulse melakukan uji coba terapi lidah buaya terhadap 29 pasien AIDS, yang dibagi menjadi 3 golongan infeksi. Setelah 6 bulan, kondisi semua pasien menjadi lebih baik Benar-benar ada peningkatan kondisi kesehatan pada semua pasien, termasuk peningkatan kondisi kulit setelah terapi dilakukan selama 90 hari. Setelah 180 hari, kondisi semua pasien memuaskan.” Sebelum Dr. Terry Pulse, Kepala Departemen Patologi, Rumah Sakit Pusat Dallas-Fort Worth, Dr. H. Reginald McDaniel, melakukan uji coba terapi lidah buaya terhadap 15 pasien AIDS pada tahun 1987. Ia memaparkan hasilnya: “Setelah 6 bulan, kondisi 6 pasien berat mengalami peningkatan sebesar 20 persen, sementara pasien AIDS dengan gejala ringan, mengalami peningkatan kesehatan sampai 71 persen. Gejala-gejala yang dialami penderita AIDS seperti deman, berkeringat pada malam hari, dan diare berkurang pada semua pasien.” “Lidah buaya bagi pengidap AIDS bagaikan insulin untuk penderita diabetes. “ Dr. Terry Pulse, Texas.

sebagian teks dikutip dari id.shvoong.com







kembali ke menu utama
isi buku tamu

No comments:

Post a Comment