Thursday, November 5, 2009

Rokok | Alkohol = Kejantanan ?

Dewasa ini sering kita melihat orang merokok padahal usianya masih sangat muda. Mereka masih duduk di bangku SMA, SMP, bahkan ironisnya anak sekolah dasar pun juga sudah coba-coba merokok. Apa sich gunanya merokok atau minum minuman alkohol ? bukankah itu hanya "alat" untuk merusak diri remaja-remaja tersebut ? Namun anehnya mereka justru menikmati gaya hidup mereka dengan rokok dan alkohol. Apakah itu semua simbol dari sebuah kejantanan ?

Entah Anda tidak peduli atau benar-benar lupa bahwa rokok mengandung 400 elemen yang berbahaya, diantaranya :
Tar yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifar lengket dan menempel pada paru-paru.
Nikotin yang merupakan zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini memicu kanker paru-paru yang mematikan.
Karbon Monoksida yang mengikat hemoglobin dalam darah, yang membuat darah tak mempu mengikat oksigen.

Danmari kita simak dampaknya daripada mereka yang tidak merokok :

14x lebih rentan menderita kanker paru-paru, mulut dan tenggorokan
4x menderita kanker esophagus
2x kanker kandung kemih
2x serangan jantung

Sementara itu, tahukah Anda bahwa alkohol dapat menyebabkan berkurangnya kinerja otak. Bukan itu saja, minum minuman beralkhohol dapat membuat otak Anda "mengkeret" alias mempunyai ukuran otak yang lebihkecil ketimbang yang bukan peminum. Perlu dicatat bahwapara wanita pecandu alkhohol akan lebih cepat tekena dampaknya daripada pria. Penyakit akibat dari alkohol seperti jantung, depresi dan liver lebih cepat menyerang kaum hawa pecandu alkohol.

Bagi para perokok dan pecandu alkohol akan lebih memilih tidak makan daripada tidak minum atau merokok dalam sehari, mereka korbankan kesehatan mereka.
Jadi pagi yang tidak merokok atau minum beralkohol, jangan sekalipu Anda merasa lebih rendah dari mereka yang melakukannya. Merokok apalagi di usia yang masih sangat muda adalah tindakan bodoh. Jika alasannya untuk kejantanan, justru sebaliknya rokok dapat menyebabkan impotensi atau disfungsi ereksi. Jadi kalau Anda mengalami impotensi dan disfungsi ereksi, apa yang bisa disebut "kejantanan"?




kembali ke menu utama
isi buku tamu

No comments:

Post a Comment